Cara Deploy Website WordPress di VPS aaPanel (Nginx + SSL)

Kombinasi terbaik: aaPanel + Nginx + PHP-FPM + MySQL + Let’s Encrypt. Dari nol sampai online—tanpa drama.

± 8 menit bacaPenulis: SufaNet
Deploy WordPress di aaPanel (Nginx + SSL)
WordPress jalan kencang di aaPanel pakai Nginx + PHP-FPM, diamankan SSL Let’s Encrypt.

Prasyarat & Rekomendasi VPS

Langkah 1 — Buat Website Nginx di aaPanel

  1. Masuk aaPanel → menu WebsiteAdd Site.
  2. Isi domain: namadomain.com (tambahkan juga www.namadomain.com jika perlu).
  3. Type: Nginx; PHP: pilih versi terbaru (mis. 8.2); Create database: boleh dicentang (atau buat manual di langkah 2).
  4. Klik Submit → aaPanel membuat direktori web root dan vhost Nginx otomatis.

Langkah 2 — Buat Database MySQL

Kamu bisa otomatis saat Add Site, atau manual:

  1. Buka menu DatabaseAdd Database.
  2. Isi nama DB, user, dan password yang kuat → Access set Local.
  3. Catat kredensial untuk dipakai di wp-config.php.

Langkah 3 — Upload & Ekstrak WordPress

  • Download paket WP terbaru dari wordpress.org, lalu unggah via File ManagerUpload ke web root situs kamu.
  • Ekstrak ZIP → pindahkan isi folder wordpress ke root situs (mis. /www/wwwroot/namadomain.com/).
  • Atur permission aman (opsional): owner www/www-data, dir 755, file 644.

Langkah 4 — Konfigurasi wp-config.php

Salin file wp-config-sample.phpwp-config.php, lalu isi kredensial DB:

define('DB_NAME', 'nama_db');
define('DB_USER', 'user_db');
define('DB_PASSWORD', 'password-kuat');
define('DB_HOST', 'localhost');

Generate salt keys di api.wordpress.org/secret-key/1.1/salt/ dan tempel ke wp-config.php.

Langkah 5 — Nginx Rewrite (Permalink)

Di aaPanel → Website → klik domain → tab Rewrite → pilih WordPress. Atau gunakan blok berikut:

location / {
    try_files $uri $uri/ /index.php?$args;
}

Langkah 6 — Pasang SSL Let’s Encrypt

  1. Buka Website → domain kamu → tab SSL.
  2. Pilih Let’s Encrypt → centang domain & www → Apply.
  3. Aktifkan opsi Force HTTPS agar semua akses dialihkan ke HTTPS.

Kalau ingin pemasangan manual di luar aaPanel, cek juga: Install Let’s Encrypt SSL tanpa Panel.

Langkah 7 — Tuning PHP-FPM & Ekstensi

  • aaPanel → App StorePHP → aktifkan ekstensi umum: mysqli, curl, zip, intl, imagick (opsional).
  • Aktifkan OPcache untuk kecepatan.
  • Atur upload_max_filesize dan post_max_size (mis. 64M) jika butuh unggah besar.

Langkah 8 — Hardening Singkat

FAQ

Lebih bagus Nginx atau Apache untuk WordPress?

Untuk performa, Nginx + PHP-FPM biasanya lebih cepat dan ringan. Apache unggul di kompatibilitas .htaccess, namun aaPanel sudah sediakan template rewrite WordPress untuk Nginx.

Error upload tema besar?

Naikkan upload_max_filesize dan post_max_size di PHP Options aaPanel (mis. 64M) lalu reload PHP-FPM.

Bisa multi-domain & subdomain?

Bisa. Tambahkan site baru untuk tiap domain/subdomain. Jika butuh panduan manual: Setup Virtual Host Nginx.

Kesimpulan

Dengan aaPanel, deploy WordPress di VPS jadi cepat: buat site Nginx, upload WP, set DB, aktifkan SSL, beres. Untuk performa stabil & latency rendah di Indonesia, gunakan VPS KVM Indonesia dari SufaNet—atau opsi hemat VPS Indonesia Murah.

Baca juga